aku ingin selalu melihat bijimu jatuh di sebelah matras yang sering aku tiduri
dengan semilir angin dan beberapa tetes hujan
diantara ribuan lalat hijau yang mencoba mencuri nasiku
atau beberapa pasukan lebah yang mencari manis pada sepatuku yang basah
dikaki gunung itu teman
aku selalu bermimpi untuk menjadi cerita
merah putih yang berkibar dengan bambu yang baru aku tebang
atau seorang nenek yang memikul dua keranjang kayu bakar
mungkin sampai nanti aku akan selalu bangga padamu pinus
pada mereka yang merindu surga
dan pada mereka yang mencinta negara
aku merindumu saat kemarin kita mengerubuni lilin
atau sedang bernyanyi dengan gitar tiga generasi
dingin dan hujan itu yang menjadi hangat
hangat kebersamaan dan hangat persaudaraan
pohon pinus
teruslah tumbuh hingga kita tua dan mati
16411
untuk manglayang kemarin 14-16 april 2011

0 komentar:
Posting Komentar