Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jam

Tik tok tik tok
Denting denting jam ranting
Jam ragu
Jam tak berhulu
Memulai kapan berakhir entah
Coba tanya waktu dijawab ragu
Jam ragu
Jam tak berhulu
Masa depan lurus kedepan
Kebelakang cuma menengok
Cepat lihat kembali
Masa depan lurus kedepan
Pulang kemana berawal dari mana
Dari kapan sampai entah
Coba prediksi hari
Tak bisa waktu dijawab ragu
Jam ragu
Jam tak berhulu
Masa depan lurus kedepan
Kebelakang cuma menengok

Rancaekek, januari 2015

READ MORE - Jam

Bau hujan, kasih

Bau hujan, kasih
Saat mata mata menatap kita dengan busur panah yang siap menghujam

Kita malah asik bermain ulartangga
Bersenandung lagu yang dibuat khusus untuk hari ini
Aku senang kau menang dalam game itu
Semoga saja kau akan terus menang dan aku yang mengalah
Cuma itu yang bisa bikin lagu tadi terasa merdu

Sungguh, kasih
Beberapa hal diantara kita ada ketidaksepakatan
Soal hujan misalnya
Aku cinta hujan, kau pula cinta
Tapi kau pernah mengeluh soal hujan
Itu bukan cinta, kasih
Entah apa jadinya bila mengeluh soal hujan
Harus kepada Nya lah kau berbicara
Dan Tuhan terlalu banyak urusan
Tak usah dipikirkan hujan tak selamanya menyebalkan
Hanya kita yang memikirkannya

Bau hujan, kasih
Saat mata mata menatap kita dengan busur panah yang siap menghujam

Rancaekek 11.12.13

READ MORE - Bau hujan, kasih

Buat kau yang mereka panggil sayang

Aku pernah bernazar kepada langit, gunung, dan lautan
atau hanya bercanda kepada mereka
tak ku pedulikan itu karena malam ke 2 pada setiap januari adalah pemalasan
untuk yang kau sebut effort!
persetan dengan tanda seru yang terlihat keras
yang aku tahu aku harus tetap ikut jalan setapakmu
dan kamu melihat ku pun ogah
lalu sampai kapan kau akan tetap seperti ini
memintaku untuk tersenyum bangga atau tertawa bahagia
ha ha ha aku kini tertawa kepadamu
lalu aku malas melihatmu yang dengan bangga memamerkan keborjuisanmu
aku tak peduli kalau nanti kembali pada jalan sendiri
sekarang kita nikmati saja walau ku tahu ini tak lama
dan sampai saat semua berhenti
aku akan panggil dirimu pembohong
kau sudah bohongi hatimu
jangan coba tanya pada pikiran karena dia selalu menrengek minta jatah ipad
atau laborgini
sedang aku hanya pengguna hape cina hape bikinan negara komunis
takut kau dengan komunis
sungguh sedih
apalah aku sudah terlalu banyak mengigau tentang kita yang bermain layang layang di bulan
mungkin saat ku ucapkan selamat ulang tahun padamu
doakanku berani bicara tentang kita yang sudah buta kalau kita berbeda
aku sedang menulis namaku pada batu nisan pikiranmu
dan apapun itu kau takan menyimpannya
ini aku bicara tentang apa? tentang presiden atau pepsoden
ha ha ha iya ini tentang presiden
terimakasih kau bikin aku dan tanah airku hancur
dan terimakasih ini sindiran untuk sampah yang kau pelihara di otakmu
selamat malam, ku ingkari nazarku tadi

Rancaekek, 5 november 2013

READ MORE - Buat kau yang mereka panggil sayang

Abjad Paling Akhir

setelah ku kirim tanda kasih, apa kau masih juga tidak paham makna hujan. lalu sebelah mana kau ingin lihat malam dengan pelbagai hiasannya. bintang, bulan, sedikit awan, pelangi pun akan ku hadirkan. jika memang sayup-sayup suara gitar ku tak sampai, ku coba dendangkan lewat barisan huruf. ini semua yang akan ku lakukan. aku memang tak berani bermain api saat malam, aku pun tak kuasa mandi di danau saat hujan. aku hanya bisa kirimmu sekumpulan kata yang bisa kau jadikan teman saat hujan, saat kau santai minum teh dan makan kue. maaf aku terlalu pengecut untuk bilang, aku menggilaimu dari dulu. selamat malam terang, ini akan menjadi hari penutup saat kamu masih buta bahwa aku yang mencarimu.
1 september 2013
*catatan setelah kutinggal rectoverso untuk temanimu tidur
READ MORE - Abjad Paling Akhir

Hanya Untuk Mu, Kinanti

Bunga-bunga akan kembali subur,
tanpa disiram
Dekat taman surga
Di sisi danau jingga

Ini hari lahir mu, Kinanti

Ikan-ikan tak perlu air,
untuk berenang
Mereka rela mati
Dengan segala kerendahan hati

Ini hari ulangtahun mu, Kinanti

Anak-anak berenang di sungai
Tersenyum, riang
Tanpa beban
Tanpa ingatan
Hanya,
Bermain air
Bermain ikan
Bermain bunga

Hanya untuk mu
Kita semua bahagia
Kinanti

Hanya untuk mu
Kita semua bergembira
Kinanti

Hanya untuk mu
Kita semua ceria
Kinanti

Hanya untuk mu
Kinanti
Hanya untuk mu

November 2012
Selamat ulangtahun Kinan.

READ MORE - Hanya Untuk Mu, Kinanti

Yang

Rentetan kata yang tak pernah terbaca
Diwaktu buta yang belum tentu ada
Atau pagi yang terlalu dini
Bahkan yang terlalu sepi untuk diresapi

Suara-suara jangkrik yang begitu pelik
Juga dengkur yang terdengar ngawur
Kipas-kipas tak berangin yang tak juga dingin
Kertas buram yang sangat suram

Yang mana yang aku cari
Yang mana yang aku mau
Yang mana yang aku pilih
Yang mana yang aku bisa

Yang tahu biar aku dan Tuhanku

Yang mana yang aku mau
Yang mana yang aku pilih
Yang mana yang aku bisa
Yang mana yang aku cari

Yang tahu biar aku dan Tuhanku

Yang mana yang aku yang
Yang mana yang aku ku
Yang mana yang aku mana
Yang mana yang aku Tuhanku

Yang tahu biar aku dan Tuhanku

Rentetan kata yang tak pernah terbaca
Diwaktu buta yang belum tentu ada
Atau pagi yang terlalu dini
Bahkan yang terlalu sepi untuk diresapi

Rancaekek 231012
READ MORE - Yang

Aku Ingin Tahu Di Mana Kamu?

Pada titik balik bumi yang tak berporos
Pada suara-suara yang tampak asing
Benda-benda galaksi ikut hening

Mencari bapak
Mereka yang tak berpenghuni
Mencari ibu
Mereka pasti mati
Bertelanjang kaki bermain api

Mereka tengok matahari
Sama, ia pun akan mati
Coba perhatikan rembulan
Ini bukan kuis siapa menebak siapa
Ini adalah petanyaan sekaligus pernyataan
Aku ingin tahu di mana kamu?

171012
READ MORE - Aku Ingin Tahu Di Mana Kamu?

Kau Belum Bangun

Mata-mata indah sedang menungguku
Di perempatan jalan dekat swalayan murahan
Dengan wangi aroma terapi
Merasuk dalam hingga ujung hati

Apa aku sedang bicara cinta
Atau sekuntum mawar ini adalah duka

Anak pada bahu trotoar itu saksinya
Aku datang pada padamu
Waktu kau belum tahu
Hingga kini
Mereka yang bicara
Tentang anjing-anjing kecil di gang sempit
Juga hidupnya yang sulit

Aku mencintaimu
Sungguh
Kau belum bangun
Mimpi itu yang lupakan ku

Rancaekek 13 November 2012

READ MORE - Kau Belum Bangun

Dalam Insomnia

Kunang-kunang saja sudah tidur
Kelelawar pun pulang kandang
Ini seperempat malam, jam empat kurang seperempat
Tapi ikan tidak pula tidur malam

Coba ku jelajah waktu lampau
Dimana aku dapat bertemu dengan mu walau cuma dalam mimpi
Tapi waktu menunjukan jam sembilan malam hari
Bukan dini hari menuju pagi

Rancaekek 130612
READ MORE - Dalam Insomnia

Suara

Suaranya indah
Layak pelangi setelah hujan
atau
Lautan dengan karang dan paus yang mengendus

Ia tahu aku butuh tepukan
Ia bernyanyi dengan suara tanpa nada
Tanpa tahu ia sedang luka

Kemana pun resonansi itu akan ku terima
Ku simpan dalam dada
Ku hisap seperti rokok
Walau racun menjadi obat hidup cepat

Suaranya ku tunggu di depan rumah dengan kopi dan kue mari

30082012 Rancaekek
READ MORE - Suara

Para

Panaspanas gemerlap matari
Menyambut siang mengganti pagi
Kicau burung sudah terdengar berhenti
Diganti jerit para tani
Dimakan globalisasi
Tai

Angin laut mengalun pelan
Terhapar berjutajuta ikan
Tapi apa yang dirasakan
Makan air garam para nelayan
Dengar suara kekacauan
Setan

Suarasuara terdengar riuh
Dengan nadanada yang begitu rapuh
Keringat bercucur begitu keruh
Lamban nasib para buruh
Begitu harap tak mengeluh
Pejuh

25 februari 2012
READ MORE - Para

Aku Dengar

Lautlaut kering tak basah tak asin
Kurakura beradu cepat hingga padam lentera desa
Kau terus berincang, berbincang tentangmu
Berbincang tentangmu
Aku dengarkan
Aku tersenyum, untukmu
Untukmu
Bahkan tuhan tak mencium kita yang ketakutan
Kau terus bergumam
Tentang kurakura sepi tanpa kelinci
Hangat tubuhmu yang ku sentuh
Dengan waktu atau tanpa jeda
Hanya dengan jendela
Tanpa jeda
Kau menangis
Meringis, bercerita tanpa membaca hati
Aku berhenti
Ku tatap matamata ayu berpelangi
Berair mata
Hujani hati aku mendengarkan
Lautlaut kering tadi basah berair mata
Yang kudengar terus, terus hingga aku mati
Aku di sampingmu mendengarkan
Terus menerus
Hingga setiap malam melupakan masalalu
Aku mendengarkan dengan bisu berair mata
Dengan basah lautlaut kurakura
Aku dengar

26 februari 2012
READ MORE - Aku Dengar

Ini Masih Pagi

Suara musih hujan itu harum
Layak serumpun padi yang menguning dan tiba-tiba mekar
Seperti mawar pada kucup sebuah pelangi
Dan jingganya malam pun kini menghilang
Berganti merahjambu pada kutu-kutu pilu

Mati yang sama pada rembulan tidabelas
Kemilaunya merah pada kaca-kaca gelas
Aku berbisik pada melati
Kencing anjing itu seharum dirimukah?
Atau tak berasa?
Matahari segera tiba
Sesegera kau bangunkan padi
Sirami mawar
Dan cepat mandikan pelangi
Jangan tanya kenapa hujan tak nampak
Ini masih pagi

29 Des '11
READ MORE - Ini Masih Pagi

Bukan Seragam Sekolah

Om apa kita harus seragam?
Aku tak mau itu, Om

Om, kenapa boleh ibadah
Orang kristen
Hari ini natalkan?
Aneh yah Om
Kenapa diblokir, sama polisi lagi
Itu di GKI Yasmin

Om, banyak!
Di Jambi juga gereja digembok
Di Mojokerto pula disegel

Apakah karena aku islam
Aku ga boleh berdoa buat mereka, Om?

Om diem aja?
Ee di celana yah?

Rancaekek 25 Des 2011
Liat tuiter jadi nulis, HAM ternodai lagi.
READ MORE - Bukan Seragam Sekolah

Masih Gelap

Malam sudah tak gelap, Pertiwi
Langitlangit kini cerah
Seperti akuarium yang diisi lampulampu tahan air
Tahan banting dan tahan bau

Sama kayak gua berobor
Terang, tak takut
Mati, apalagi mimpi

Sudahlah, sekarang kita kembali matikan lampu
Kita tidur, mendengkur
Mimpi lalu mati
Bukannya bangun kembali menatap Negeri

Ada yang mati cuma karena petani
Dibantai perusahaan
Yang mencuri tanah petani

Ada kasus yang tak mati
Apalagi kalau bukan korupsi
Bapak mentri juga ibu Ani

Sudahlah ini cuma dongeng
Aslinya tak tahu
Apalagi kalau bukan televisi, kayak sinetron

Rancaekek, 25 Desember 2011
Selamat Natal bagi yang merayakan.
READ MORE - Masih Gelap

Yang Muda

Kalam menghunus sepertiga jendela Garuda
Terbitan generesi muda tak tampak menjelma
Mengheningkan cipta pada upacara

Bangunlah kembali
Cuci muka dan segera bersolek
Kepulauan membutuhkan benih Revolusi
Dari yang muda yang bertenaga

Jangan sebut tak kuasa
Kita lawan bitik jerit mendung senja
Kembalikan kontrol tanpa teror
Tanpa pistol

Kita bersama yang muda
Kembalikan tanah Ibu Pertiwi

20102011
READ MORE - Yang Muda

Merindu tidur II

Malamku kini hening
Tanpa perjuangan, tanpa bisik prajurit menari di bisik tepi

Anak-anak bangun pagi tak berseri
Aku ingin tidur, bantu aku terpejam, kemuning

30911
READ MORE - Merindu tidur II

Buat 'Mamah'

Angin dan nyamuk menghasilkan kolaborasi cantik
Buat aku tak terpejam, manis

Selebihnya suaramu via seluler habiskan rinduku

Hujan tadi sore dinginkannya malam dengan
jerit heningnya batuan merah

Jangan lupakan bisikan doa, mamah
Bulan menyertai jalan kita
Pada hujan dan malam

91011
*buat #mamah
READ MORE - Buat 'Mamah'

Bisikmu kemarau

Kemarau ini tak kunjung menepi
Menyisakan nyamuk dan lupa cara makan siang
Dan beberapa senandung kasus yang bingung
Terus berkumandang seperti gosip selebriti tivi
Seperti 'janji' dan 'sedunia' yang sedang di Kolombia
Aku memang sudah tidak suka terhadap bapak
Titisan orde baru, mungkin menjadi orde paling baru
Dicampur dengan menunggu adzan magrib tvri
Kotak 21 inch belum nampak kejujurannya
Ini perjuanganku kawan
Tulisanku
Tak peduli
Aku mati ditikam pencuri

1182011
READ MORE - Bisikmu kemarau

Tengah Hujan Menjadi Malam

Antara jerit liar anak tak berumah
kini suara lapar perutnya berkhutbah
dingin hujan deras mengepak tanah
hanya terdengar dari bapak "bersabarlah"

tengah hujan menjadi malam
anak tadi berlari mengejar receh
dari samping gedung hidung
kian hari kian murung

anak tadi kini menggil
membiru bibir dan pucat muka semu
tak sempat mengisi perut
tadi lupa karena harus membatu ayah meminta-minta

22 juli 2011
READ MORE - Tengah Hujan Menjadi Malam