Bau hujan, kasih

Bau hujan, kasih
Saat mata mata menatap kita dengan busur panah yang siap menghujam

Kita malah asik bermain ulartangga
Bersenandung lagu yang dibuat khusus untuk hari ini
Aku senang kau menang dalam game itu
Semoga saja kau akan terus menang dan aku yang mengalah
Cuma itu yang bisa bikin lagu tadi terasa merdu

Sungguh, kasih
Beberapa hal diantara kita ada ketidaksepakatan
Soal hujan misalnya
Aku cinta hujan, kau pula cinta
Tapi kau pernah mengeluh soal hujan
Itu bukan cinta, kasih
Entah apa jadinya bila mengeluh soal hujan
Harus kepada Nya lah kau berbicara
Dan Tuhan terlalu banyak urusan
Tak usah dipikirkan hujan tak selamanya menyebalkan
Hanya kita yang memikirkannya

Bau hujan, kasih
Saat mata mata menatap kita dengan busur panah yang siap menghujam

Rancaekek 11.12.13

READ MORE - Bau hujan, kasih

Buat kau yang mereka panggil sayang

Aku pernah bernazar kepada langit, gunung, dan lautan
atau hanya bercanda kepada mereka
tak ku pedulikan itu karena malam ke 2 pada setiap januari adalah pemalasan
untuk yang kau sebut effort!
persetan dengan tanda seru yang terlihat keras
yang aku tahu aku harus tetap ikut jalan setapakmu
dan kamu melihat ku pun ogah
lalu sampai kapan kau akan tetap seperti ini
memintaku untuk tersenyum bangga atau tertawa bahagia
ha ha ha aku kini tertawa kepadamu
lalu aku malas melihatmu yang dengan bangga memamerkan keborjuisanmu
aku tak peduli kalau nanti kembali pada jalan sendiri
sekarang kita nikmati saja walau ku tahu ini tak lama
dan sampai saat semua berhenti
aku akan panggil dirimu pembohong
kau sudah bohongi hatimu
jangan coba tanya pada pikiran karena dia selalu menrengek minta jatah ipad
atau laborgini
sedang aku hanya pengguna hape cina hape bikinan negara komunis
takut kau dengan komunis
sungguh sedih
apalah aku sudah terlalu banyak mengigau tentang kita yang bermain layang layang di bulan
mungkin saat ku ucapkan selamat ulang tahun padamu
doakanku berani bicara tentang kita yang sudah buta kalau kita berbeda
aku sedang menulis namaku pada batu nisan pikiranmu
dan apapun itu kau takan menyimpannya
ini aku bicara tentang apa? tentang presiden atau pepsoden
ha ha ha iya ini tentang presiden
terimakasih kau bikin aku dan tanah airku hancur
dan terimakasih ini sindiran untuk sampah yang kau pelihara di otakmu
selamat malam, ku ingkari nazarku tadi

Rancaekek, 5 november 2013

READ MORE - Buat kau yang mereka panggil sayang

Kinanti #9, Kita Yang Menentukan Hidup

Malam Kinan, sudah berapa musim aku tak kirimimu surat. Aku tak lupa, hanya sedang malas untuk bercakap dengan tulisan. Sekarang sudah hampir mau musim  hujan lagi dan aku ingin kamu tahu, aku merindukanmu, lagi.

Katakanlah malam ini akhir hidupku, apa yang kau inginkan didetik terakhir ku hidup? Apa kau ingin kembali tertidur dibahuku? Kau ingat, saat dulu kau menangis karena ucap temanmu soal hidup? Saat temanmu bicara semua telah ditentukan takdir, tapi kau tak percaya hidup ditentukan hanya oleh apa yang sudah tertulis. Saat itu kau bilang, kalau ini takdir kita tak bisa salahkan Hitler yang fasis karena ini telah ditentukan. Kau bilang takdir itu tidak ada, yang ada hanya bagaimana kita bisa hidup dan menjalaninya. Aku percaya kamu. Tapi temanmu dengan segala argumen sampahnya terus berkoar dan menghubung hubungkannya dengan agama dan kitabnya. Kau sendiri bilang kita ini hidup berdasarkan naluri kemanusian kita dan agama itu masalah personal, tak ada yang bisa menentukan hidup. Aku percaya kamu. Kalaupun semua yang baik itu menyenangkan kenapa harus ada yang ditakdirkan untuk menjadi jahat, menjadi pembunuh, pencopet, juga koruptor. Semua ini masalah ekonomikan, kamu yang membuatku tahu bahwa bertahan hidup itu adalah naluri makhluk yang bernyawa. Hidup ditentukan oleh kita sendiri, jalan lurus atau berkelok yang akan kita ambil. Kalau semua ditentukan takdir, kenapa tak semua dibikinkan jalan lurus agar tak ada yang salah jalan dan mungkin kita akan hidup santai menarik oksigen. Kamu yang meyakinkanku hidup kita ditentukan oleh kita, bukan menunggu takdir. Aku percaya kamu.

Kalau kau ada di sini, aku yang ingin tertidur di bahumu sekarang, Kinan.

10 Oktober 2013, Rancaekek

READ MORE - Kinanti #9, Kita Yang Menentukan Hidup

Bandung Zinefest 2013

malam minggu yang biasa saja terasa beda pada 31 agustus 2013. hari itu ada gigs yang jarang terjadi bahkan satu tahun sekali pun tidak. ada bandung zine fest 2013. saya baru sekali datang ke acara ini, tahun 2012 kemarin saya nggak dapat kabar. sangat beruntunglah tahun sekarang saya dapat hadir.
kenapa saya menjadi termasuk orang beruntung. di bandung zinefest 2013 berkumpul para zine maker se-indonesia dengan karakter zine yang hebat, kalau kata tremor (vokalis milisi kecoa) ajaib. dari mulai zine berkarakter hc/punk, kekiri-kirian, bahkan kayak dongeng anak ada di sini. betapa amzing juga ketika lihat ada dompet, tas, baju yang dibikin sendiri, dan dijual cukup murah.
gigs ini juga jadi acara reuni, para zine maker dari berbagai daerah berkumpul. dari bandung, jakarta, jogja, semarang, bahkan pontianak dan medan. mereka semua serasa berpesta pada hari itu. berkumpul, tertawa, ngerokok, ngebir, juga 'cuanki' kaki lima habis terbabat.
kalau pun diberi umur ditahun 2014 dan bandung zinefest 2014 ada, saya akan datang bukan sebagai pendukung acara saja, tapi juga mengisi lapak kosong yang tersedia. harapan ini benar dan layak dipanggil doa.

rancaekek, 1 september 2013

READ MORE - Bandung Zinefest 2013

Abjad Paling Akhir

setelah ku kirim tanda kasih, apa kau masih juga tidak paham makna hujan. lalu sebelah mana kau ingin lihat malam dengan pelbagai hiasannya. bintang, bulan, sedikit awan, pelangi pun akan ku hadirkan. jika memang sayup-sayup suara gitar ku tak sampai, ku coba dendangkan lewat barisan huruf. ini semua yang akan ku lakukan. aku memang tak berani bermain api saat malam, aku pun tak kuasa mandi di danau saat hujan. aku hanya bisa kirimmu sekumpulan kata yang bisa kau jadikan teman saat hujan, saat kau santai minum teh dan makan kue. maaf aku terlalu pengecut untuk bilang, aku menggilaimu dari dulu. selamat malam terang, ini akan menjadi hari penutup saat kamu masih buta bahwa aku yang mencarimu.
1 september 2013
*catatan setelah kutinggal rectoverso untuk temanimu tidur
READ MORE - Abjad Paling Akhir

Hanya Untuk Mu, Kinanti

Bunga-bunga akan kembali subur,
tanpa disiram
Dekat taman surga
Di sisi danau jingga

Ini hari lahir mu, Kinanti

Ikan-ikan tak perlu air,
untuk berenang
Mereka rela mati
Dengan segala kerendahan hati

Ini hari ulangtahun mu, Kinanti

Anak-anak berenang di sungai
Tersenyum, riang
Tanpa beban
Tanpa ingatan
Hanya,
Bermain air
Bermain ikan
Bermain bunga

Hanya untuk mu
Kita semua bahagia
Kinanti

Hanya untuk mu
Kita semua bergembira
Kinanti

Hanya untuk mu
Kita semua ceria
Kinanti

Hanya untuk mu
Kinanti
Hanya untuk mu

November 2012
Selamat ulangtahun Kinan.

READ MORE - Hanya Untuk Mu, Kinanti

Yang

Rentetan kata yang tak pernah terbaca
Diwaktu buta yang belum tentu ada
Atau pagi yang terlalu dini
Bahkan yang terlalu sepi untuk diresapi

Suara-suara jangkrik yang begitu pelik
Juga dengkur yang terdengar ngawur
Kipas-kipas tak berangin yang tak juga dingin
Kertas buram yang sangat suram

Yang mana yang aku cari
Yang mana yang aku mau
Yang mana yang aku pilih
Yang mana yang aku bisa

Yang tahu biar aku dan Tuhanku

Yang mana yang aku mau
Yang mana yang aku pilih
Yang mana yang aku bisa
Yang mana yang aku cari

Yang tahu biar aku dan Tuhanku

Yang mana yang aku yang
Yang mana yang aku ku
Yang mana yang aku mana
Yang mana yang aku Tuhanku

Yang tahu biar aku dan Tuhanku

Rentetan kata yang tak pernah terbaca
Diwaktu buta yang belum tentu ada
Atau pagi yang terlalu dini
Bahkan yang terlalu sepi untuk diresapi

Rancaekek 231012
READ MORE - Yang

Aku Ingin Tahu Di Mana Kamu?

Pada titik balik bumi yang tak berporos
Pada suara-suara yang tampak asing
Benda-benda galaksi ikut hening

Mencari bapak
Mereka yang tak berpenghuni
Mencari ibu
Mereka pasti mati
Bertelanjang kaki bermain api

Mereka tengok matahari
Sama, ia pun akan mati
Coba perhatikan rembulan
Ini bukan kuis siapa menebak siapa
Ini adalah petanyaan sekaligus pernyataan
Aku ingin tahu di mana kamu?

171012
READ MORE - Aku Ingin Tahu Di Mana Kamu?

Kau Belum Bangun

Mata-mata indah sedang menungguku
Di perempatan jalan dekat swalayan murahan
Dengan wangi aroma terapi
Merasuk dalam hingga ujung hati

Apa aku sedang bicara cinta
Atau sekuntum mawar ini adalah duka

Anak pada bahu trotoar itu saksinya
Aku datang pada padamu
Waktu kau belum tahu
Hingga kini
Mereka yang bicara
Tentang anjing-anjing kecil di gang sempit
Juga hidupnya yang sulit

Aku mencintaimu
Sungguh
Kau belum bangun
Mimpi itu yang lupakan ku

Rancaekek 13 November 2012

READ MORE - Kau Belum Bangun

Dalam Insomnia

Kunang-kunang saja sudah tidur
Kelelawar pun pulang kandang
Ini seperempat malam, jam empat kurang seperempat
Tapi ikan tidak pula tidur malam

Coba ku jelajah waktu lampau
Dimana aku dapat bertemu dengan mu walau cuma dalam mimpi
Tapi waktu menunjukan jam sembilan malam hari
Bukan dini hari menuju pagi

Rancaekek 130612
READ MORE - Dalam Insomnia