Kartun spongebob dan kapitalisme

Kalian pasti tahu sinema kartun televisi dari nikelodeon yang menceritakan suatu spon berwarna kuning yang hidup di bawah laut dengan beberapa teman lautnya. Seperti bintang laut, gurita, siput, kepiting, dan bahkan tupai yang hidup di laut. Kartun ini telah diminati oleh berjuta orang diseluruh dunia tanpa terkecuali dinegara Indonesia. Di Indonesia hampir setiap hari pada waktu kisaran pagi, sore, dan senja menuju malam, kartun ini ditayangkan disalah satu stasiun televisi swasta. Maka dari itu jangan aneh apabila banyak adik-adik kita yang malas untuk sekolah saat pagi maupun mengaji (red-agama Islam) saat sore atau senja. Tapi disini kita tidak membahas dahulu soal jam tayang dari kartun tersebut.

Sesuai judul artikel diatas kita akan coba bahas mengenai tidakan yang secara tidak langsung mengajarkan kita untuk berbuat kapitalisme dalam kartun tersebut. Kapitalisme dalam kartun tersebut diajarkan oleh tokoh kepiting yang gendut bernama Mr. Crab yang memiliki usaha Kraby Patty. Mr. Crab adalah salah seorang yang kapitalis dalam kartun tersebut. Kenapa? karena :

- Pertama, Mr Crab mempekerjakan Spongebob yang apabila kita lihat adalah anak yang masih dibawah umur. Dilihat dari Spongebob yang masih suka bermain seperti anak kecil dan ada pada beberapa episode Spongebob mengakui bahwa dia masih anak dibawah umur, dan kalau tidak salah dari salah satu episode, Squidward memarahi Mr. Crab dengan dialog "kau telah mempekerjakan anak kecil". Dan pada kenyataannya para pengusaha tidak memperbolehkan anak dibawah umur untuk bekerja. Hanya kapitalis yang mempekerjakan anak dibawah umur karena bisa mengurangi beban gaji pegawai, karena anak di bawah umur gajinya sangat murah.

- Kedua, seperti pembahasan diatas bahwa kapitalis selalu menggaji pegawainya dengan harga murah, didalam kartun itupun Mr. Crab sang pemilik usaha rumah makan menggaji sangat murah terhadap Spongebob dan Squidward sebagai pegawai di tempatnya dengan jam kerja yang sangat padat. Pernah pada episode tertentu Mr. Crab membuat restorannya untuk buka 24 jam nonstop tanpa mengganti dan menambah gaji pegawainya.

- Ketiga, tokoh Squidward yang dikenal sebagai pecinta seni dan pemberontak, selalu dijadikan semacam mainan oleh Mr. Crab yang mempunyai kuasa penuh terhadap hidupnya yang bekerja terhadapnya. Ada dalam salah satu episode tentang Squidward yang menuntut kenaikan gaji dan kehidupan yang layak malah dipecat dari pekerjaannya karena menurutnya "masih banyak yang ingin menjadi pegawai disini". kata-kata yang ditandai dengan kutip ( "" ) menandakan bahwa memang sedikit banyak kartun tesebut mengajarkan kita untuk menjadi kapitalis.

Kita harus menyadari bahwa kita telah diancam oleh sistem yang tidak sesuai dengan hak asasi manusia yang banyak merampas kebebas masyarakat untuk beraktivitas. Entah apa yang kalian pikir tentang tulisan ini. Saya tidak memungkiri bahwa saya juga penonton dari serial kartun tersebut. Tetapi kita harus bisa menyaring segala kenegatifan yang ada dalam kartun tersebut. Mungkin tidak hanya kartun tesebut, beberapa bahkan banyak kartu yang kini telah banyak mendokrin kita untuk berbuat yang tidak sesuai.

Apapun yang kalian pikrikan, nilailah dengan hati kalian sendiri.

1182011
*Arti kapitalis bisa kalian cari di google.com

1 komentar:

tona fauzi mengatakan...

kawan.. itu bentuk kritik terhadap kapitalis bukan mengajarkan..

Poskan Komentar